Iman dan tuntutan orang beriman

Definisi iman sudah sering kita baca atau dengar yakni pembenaran di dalam hati, lalu diikrarkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan.  Iman sejati adalah ketundukan mutlak kepada Allah, kehidupan dan perbuatannya hanya diabdikan kepada Allah serta menolak kesetiaan (loyalitas) selain kepada Allah. Iman adalah benar dan harus membenarkan apa yang benar, tidak layak melakukan kesalahan jika tidak dibarengi dengan upaya perbaikan.

 

Adapun tuntutan setelah beriman adalah sebagai berikut:

1.     Cinta kepada Allah dan Rosul

Hidupnya senantiasa lebih mengutamakan cinta kepada Allah artinya melakukan segala sesuatu itu semata demi mencari keridhaan Allah dan hidupnya disandarkan hanya kepada Allah.

“….Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada kepada Allah…” QS 2:165

“Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu” QS 112:2

 

2.     Dengar dan taat

Orang-orang beriman jika diajak kepada hukum Allah jawabnya adalah kami mendengar dan kami taat. Namun bila kita lihat keadaan saat ini kebanyakan belum menjalankannya secara totalitas artinya masih banyak yang mengabaikan hukum Allah. Contoh kecilnya adalah melaksanakan sholat tepat waktu, terkadang asyik beraktifitas walau sudah mendengar adzan.

 

“Sesungguhnya jawaban orang-orang mu’min bila dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) diantara mereka ialah ucapan: “Kami mendengar dan kami patuh”. Dan itulah orang-orang yang beruntung.” QS 24:51

     

3.     Tidak memilah-milah atau memilih-milih apa yang diperintahkan

Artinya tidak memilih-milih dalam beribadah misalnya nunggu kaya baru mau berinfak padahal belum tentu dermawan. Jika demikian sikap kita maka sebenarnya telah bermaksiat kepada Allah. Contoh lain adalah saat kita menjalankan ibadah sholat, kita belum bisa memurnikan ketaaatan pada Allah karena hati tidak terpaut kepada Allah (tidak khusyu). Atau ibadah kita masih kepada sesuatu misalnya saat sholat HP disimpen dekat tempat sholat lalu saat terdengar bunyi getar akhirnya ibadah jadi terganggu.

 

4.     Ridho kepada ketetapan Allah dan rasul-Nya

Dalam hal ini dalam menjalankan ibadah atau syariah tidak ada tawar menawar misalnya menutup hijab QS 33:59

Begitu juga saat musibah menimpa kadang berat untuk menerima dan ridho, namun semua itu dapat diterima diiringi dengan keilmuan yag kita peroleh.

  

5.     Takut kepada Allah

Dalam kehidupan kata takut kadang menyelimuti diri kita tetapi bagi orang yang beriman yakni orang yang menyampaikan dan mengamalkan risalah Allah tidak pernah takut kepada siapapun selain kepada Allah. Cukuplah Allah sebagai penolong ibadah yang kita lakukan sehingga amaliyah kita tetap konsisten alias istiqomah. Kedudukan kita di muka bumi ini sebagai khalifah kadang diberi ujian berupa gertakan itu wajar sebagai tolak ukur keimanan kita QS 29:2-3. Bukankah Rasululloh telah mengajarkan jika kita tak mampu merubah maksiat dengan tangan atau lisan maka rubahlah dengan hati, itulah selemah-lemahnya iman. 

  

6.     Berhukum dengan hukum Allah

Maksudnya mengembalikan suatu permasalahan/perbedaan hanya kepada Allah (Al qur’an) dan Rasul (Hadist) dan tidak berhakim kepada thagut QS 4:59-60

  

7.     Mengerjakan amal saleh

Salah satu ciri-ciri orang beriman adalah menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna maka segala aktifitasnya senantiasa bernilai ibadah termasuk didalamnya  mengerjakan amal saleh tentunya dengan diniatkan semata-mata hanya karena Allah. Agar tidak dikatakan orang yang merugi maka ikutilah apa yang terdapat dalam QS 103:3

 

“kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nesehat menasehati supaya menetapi kesabaran”.     

  

8.     Jihad di jalan Allah

Contoh berjihad di jalan Allah antara lain adalah bekerja, menuntut ilmu atau mencari nafkah karena Allah.

 

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa  mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.” QS 49:15

 

Wallahu a’lam bish showab

 

Sumber: Ust. Abi


Tetap update tulisan dari Aslamiyah di manapun dengan http://m.cybermq.com dari browser ponsel anda!

 Share ke Facebook

Posted in . 0 Comment »


0 Response to Iman dan tuntutan orang beriman

Leave a Reply